Senin, 30 Desember 2019

Boruto episode 138

Awalnya Blogger pengen ngomel tentang opening theme yang belom diganti, padahal Arc Time Slip udah kelar. Tapi, karena ada kilas balik beberapa detik walau hanya frame dan bukan adegan penuh yang berasal dari serial Naruto, okelah. Apalagi mungkin karena masih ada yang kangen tentang Neji, walau di episode ini yang dikasihlihat adalah adegan Naruto tonjok dagu Neji. Wkwkwk.

Bagi yang gak ikutin serial Naruto, mungkin gak begitu ngeh. Tapi bagi yang baca manga atau nonton animenya, bakal melihat perubahan mencolok pada sikap Hiashi. Blogger bukan omongin tentang sikapnya pada cucu-cucunya (walau memang pertama kali ada episode Hiashi ketemu BoruHima itu agak bikin orang keselek), melainkan memang sorot mata dan raut wajahnya. Beda banget, dulu dia terkesan keras, sekarang walau aura nyereminnya masih ada tapi sudah melembut. Alasan sikap Hiashi berubah pun juga diceritakan secara singkat.

Adegan Hinata ngobrol dengan Hanabi juga Blogger suka. Karena, yah, ini berhubungan dengan nostalgia serial Naruto sih. Jadi kan, zaman Hinata umur 12 tahun, gemulai banget, lemah banget, sampai bapaknya aja kayak angkat tangan. Sedangkan masa itu, Hanabi malah tampak lebih bisa dilatih. Gak begitu diperlihatkan relasi kakak-adik itu, tapi Hinata yang pemalu dengan Hanabi yang sorot matanya lebih bisa seperti bapaknya itu jelas kontras. Bayangin aja relasi mereka dulu gimana. Nah, sekarang mereka duduk ngobrol santai berdua, enak aja dilihatnya.

Blogger juga senang tentang tampilnya Kurenai. Memang kehadiran Mirai itu jadi ketahuan maksudnya biar Boruto bisa tanya Kurenai. Terus itu kenapa saat Mirai dan Mitsuki undur diri, foto Asuma dikeker lama? Wkwkwk.

Omong-omong, di awal saat Naruto tanya Sarada dan Mitsuki tentang kira-kira mau kasih hadiah buat kakeknya, jelas salah lah kalau tanya ke Mitsuki. Secara Mitsuki sendiri aja bukan bener manusia, lalu Orochimaru itu sampai saat ini gak jelas berperan sebagai ayah atau ibunya, dan tampaknya memang Mitsuki gak pernah ngerasain tentang punya kakek-nenek.

Begitu lihat preview untuk episode depan, Blogger langsung bahagia.
WELCOME BACK IBIKI!! Bukan episode pertama kehadirannya di Boruto sih, cuman kangen aja, Bang //eh
Terus Blogger juga seneng banget karena minggu depan, tim yang dipakai itu minor banget dan kalau gak salah belum pernah dipakai dalam satu episode. Sedihnya, sudah jelas terlihat bahwa Boruto bakal ambil alih perhatian di episode depan.

Rabu, 25 Desember 2019

Tukar Kado

Bukan tradisi bagaimana sih, tapi memang biasanya ada acara tukar kado saat Natal. Blogger gak tahu gimana dengan agama lain, tapi banyak orang Kristen dan Katholik, dan biasanya anak muda, yang melakukan ini di bulan Desember.

Sebut saja Komunitas X. Jadi karena komunitas ini tergabung dalam gereja yang Blogger hadiri ibadahnya, Blogger jadi ikut tukar kado bareng mereka jika diadakan. Masalahnya, setiap kali tukar kado dengan Komunitas X ini, Blogger selalu dapat zonk. Oke, enggak, gini, jumlah kado yang ditukar jelas sesuai dengan jumlah peserta. Kalau kamu gak bawa kado untuk ditukar, berarti harusnya kamu gak boleh dapat juga---kecuali kalau ada yang berbaik hati banget. Tapi, kalau memang kamu gak punya atau gak bisa beli suatu barang layak untuk tukar kado, jangan memaksakan diri hanya karena ingin dapat hadiah.

Blogger ingat, 2 tahun lalu dapat zonk parah. Memang dikasih harga minimal kado adalah 25ribu, dan bukan barang yang bisa habis seperti makanan---karena biar bisa ada kenangannya. Kalau mau lebih ya silakan, tapi jangan sampai kurang. Ya Blogger kasih barang standar orang tukar kado: antara botol minum, kotak bekal, binder, atau figuran foto---yang pasti Blogger kasih harganya sesuai dengan ketentuan. Tebak apa yang Blogger dapat setelahnya:

6 buah gelas beling hadiah odol yang ada namanya pada gelas tersebut, dan kotaknya dari kotak nasi bekas yang masih ada nama merek dagang tahu.

Gila parah banget. Kalau memang gak ada kotak biar gampang bungkus, Blogger sama sekali gak masalah. Udah biasa kok, kotaknya apa, isinya apa. Orang bungkus kado ultah juga bisa begitu, walau selama ini gak ada yang pakai kotak bekas makanan. Tapi isinya itu loh. Gak masalah kalau kamu bungkus (untuk tukar kado) sesuatu yang memang ada di rumah, atau bekas hadiah yang lain. Tapi gak gitu juga bambaaaangg.

Tahun lalu Blogger gak ikutan, karena memang gak tahu kalau mereka mau tukar kado. Tapi tahun ini Blogger ikut lagi. Dapat zonk, walau iya masih lebih baik dari insiden gelas itu. Handuk kecil yang masih ada plastik segel minimarket terkenal dan sabun batang umum yang papa Blogger jual di pasar.

Handuk kecilnya masih okelah, walau plastik segelnya itu yang membuat orang putar mata, terlebih lagi tertera harganya di sana, yang kalau ditambah dengan harga sabun itu ternyata gak nyampe 15ribu. Masalahnya, sabun adalah sesuatu yang bisa habis. Jika sabunnya adalah sabun yang jarang ada, Blogger masih gak masalah. Tapi, yah, begitulah.

Itu adalah uneg-uneg Blogger. Bukan gak mau bersyukur, cuman kok kayaknya Blogger selalu tidak beruntung kalau tukar kado bareng mereka---Blogger juga ada tukar kado dengan 2 komunitas lain dan selalu baik-baik saja. Yah, namanya juga tukar kado sih, tapi sekali lagi, kalau memang gak ada barang layak untuk ditukar, jangan memaksakan diri untuk ikutan. Kamu kasih sesuatu yang buat orang kesel, tapi malah dapat sesuatu yang bagus.

Jadi, bagaimana tukar kado yang enak?

Selain Komunitas X, Blogger ada tukar kado dengan Y dan Z. Komunitas Y adalah dari gereja lain, dan Komunitas Z anggap saja genknya Blogger.
Sama seperti Komunitas X, kedua komunitas lainnya kasih batas harga juga. Tapi syarat lainnya bukan hanya tentang barang tersebut bisa dikenang (gak boleh habis).

Komunitas Y selalu buat daftar barang yang gak boleh diikutsertakan. Seperti, gak boleh botol minum merek A dan B, kotak bekal merek C, barang-barang bermerek D dan E, dan sebagainya. Saat suatu fandom sedang mencuat luar biasa sehingga banyak barang bergambarkan fandom tersebut, maka barang-barang dengan gambar fandom itulah yang dilarang. Bukan kami gak suka merek-merek dan fandom yang dimaksud, tapi pemikiran orang paling gampang saat cari hadiah tukar kado yang barang-barang itu, sehingga seperti di rumah Blogger aja udah numpuk baik dari hadiah tukar kado atau hadiah permainan dari Komunitas X. Omong-omong, barang-barang hadiah gratisan atas pembelian barang (seperti odol) dan nama mereknya ada pada barang tersebut juga masuk black list untuk tukar kado Komunitas Y.

Komunitas Z beda lagi. X dan Y itu, karena dari gereja, satu sama lain mungkin gak begitu mengenal menyeluruh. Tapi di Z, karena genk, jadi satu sama lain bisa lebih mengenal semua. Cara kami tukar kado, selain ada rentang harga (iya, bukan harga minimal, melainkan rentang), tiap tukar kado caranya beda.
Pernah kami sepakat untuk beli kado di toko F yang ada di mall G dengan rentang harga tertentu, tapi kami gak tahu apa yang masing-masing beli. Pergi belinya sendiri-sendiri, lalu ketemu di tempat H untuk tukar kado. Ada kemungkinan beli dan dapat barang yang sama, sih, tapi setidaknya gak bakal kena zonk.
Pernah juga kami sepakat untuk beli barang (untuk tukar kado) dengan suatu fandom tertentu, pakai rentang harga. Karena semuanya suka Harry Potter dan kebetulan fandom itu punya banyak merchandise dan buku, yaudah. Ada kemungkinan mendapat sesuatu yang sebenarnya kita sudah punya, tapi kami abaikan karena anggap tambah koleksi.
Tahun ini, kami sepakat untuk beli notebook sebagai hadiah tukar kado, dan itu harus dari fandom-fandom tertentu. Sejauh ini, yang Blogger sering lihat di suatu  toko langganan, notebook yang bisa diincar adalah dari Harry Potter, Fantastic Beasts, Grishaverse, Minecraft, dan Game of Thrones. Blogger beli Grishaverse dan dapat Harry Potter, entah dari fandom apa saja yang disertakan. Ada kemungkinan kita dapat dari fandom yang kita beli juga, bukan berarti dapat punya sendiri melainkan ada yang lain yang belinya samaan. Gapapa, anggap aja koleksi.

Begitulah. Mungkin benar-benar karena di Komunitas X itu ada orang yang gak tahu diri (?) dan memaksakan diri agar dapat hadiah, atau memang Blogger-nya aja yang sensi karena tukar kado bareng orang-orang yang saling mengenal.

Senin, 23 Desember 2019

Boruto 137

WELCOME BACK MITSUKI !!!

Wajar banget kalau penonton kangen dengan tokoh-tokoh serial Boruto karena Arc Time Slip itu panjang banget. Tapi khusus Mitsuki, yah, begitulah, kebanyakan absen bahkan sebelum Arc Shukaku.

Menurut Blogger pribadi, episode ini terlalu singkat. Gak masalah kalau dibuat bagian kedua atau ketiga, biar progress Namida dan Wasabi bisa berteman dengan anggota barunya lebih terlihat. Cuman mungkin karena gak ada hubungannya sama Boruto sama sekali, jadi cuman dikasih 1 episode aja.

Agak sedih karena Sumire, tokoh yang memang jarang muncul, bakal dibuat lebih jarang lagi atau bahkan gak bakal pernah lagi. Gimana pun juga, zaman Boruto masih di akademi, Sumire menjadi tokoh yang penting bahkan ada Arc sendiri.

Omong-omong tentang Samurai, Blogger belum pernah baca wiki atau apa pun berisi artikel resmi mengenai mereka. Tapi dari semua fiksi yang Blogger baca dan tonton, memang katanya Samurai itu punya harga diri yang tinggi, banyak dihormati, sehingga kalangan ini berkesan sombong. Makanya ketika Naruto menempatkan seorang Samurai di antara para shinobi, jelas terkesan beda, walau di sini ceritanya Samurai juga pakai Chakra. Ini akan jadi karakter eksklusif baru yang bagus sih, mengingat kalau Blogger gak salah inget, gak ada tokoh Samurai di angkatan Naruto.

Minggu, 22 Desember 2019

Detective Conan episode 962-964

Filler, dibagi jadi 3 bagian pula. Hadeh.
Mengenyampingkan masalah filler, 3 episode ini cukup membosankan, karena rasanya kok gak habis-habis. Tapi kalau dilihat dari judul 3 episode ini, dia gak keluar dari judul, karena pokoknya tentang apa yang terjadi saat Kogoro (mau) bawa seminar.

Blogger gak nyangka ini bakal jadi 3 part saat mulai nonton episode 963, pikirnya bakal 2 bagian itu aja. Tapi bahkan ketika 2 kasus pembunuhan itu selesai dibahas, kok masih gak ada omongan tentang potongan majalah di bawah batu. Di situ Blogger udah kayak males sendiri, karena bakal ada si part 3 yang mungkin udah gak begitu berhubungan dengan bagian 1 dan 2.

Dari awal, Cewek Berkacamata memang mencurigakan, tapi bukan dalam artian bahwa dialah pelaku pembunuhan. Hanya saja, kok cewek itu bisa-bisanya sangat mengeluarkan aura bahwa dirinya ingin jadi detektif, bahkan nyuruh Conan kasih lihat potongan majalah ke Kogoro. Dari situ Blogger langsung mikir bahwa walaupun dia bukan pembunuh, tetap saja dia punya rahasia besar.

Di part 3, Blogger seneng saat Conan panggil Ayumi-Genta-Mitsuhiko. Blogger biasa aja terhadap Detective Boys, sih, cuman Blogger seneng aja karena Conan tahu kapan dia bisa memanfaatkan ketiga anak itu. Memang maksudnya biar kerja mereka lebih cepat, tapi yang membuat Blogger seneng ya saat di awal sebelum cari majalan, Conan mau ceritain dan jelasin tentang apa yang terjadi, bukannya langsung ngomong tentang mau cari majalah.

Episode selanjutnya masih filler, tapi berani bahwa Kazuha dan Heiji. Blogger pikir Kreator bakal mulai bikin filler bawa-bawa salah satu dari keluarga Akai, atau minimal FBI, lah, karena movie berikutnya tentang keluarga Akai---bahkan di manga sudah ada kasus yang dipecahin Shukichi dan Shuichi turun tangan loh.

Omong-omong, tadi Blogger buka wiki, katanya episode 965 itu bakal ada di tahun 2020, berarti 2 minggu lagi, karena minggu depan itu ada remastered episode lama, filler pula. Kangen episode canon woi.

Jumat, 20 Desember 2019

Epilog Mystic Force

Dari episode pertama, Power Rangers Mystic Force sudah kelihatan mengambil tema dongeng, dan seingat Blogger memang konsep dongeng belum dipakai season PR lain---sekalipun pernah dipakai ya hanya untuk suatu episode tertentu aja dan bukan untuk satu season penuh. Tapi bukan berarti PRMF ini dongengnya kental sih, dan mungkin Blogger bisa merasa begini gara-gara mereka pakai unsur sihir. Sihirnya pakai tongkat sihir terbuat dari kayu (yang nantinya diubah jadi ponsel) pula.

Sebelum masuk ke serial ini, yang ada di otak Blogger kalau lihat season ini adalah Harry Potter. Ya wajar dong, empat warna asrama Hogwarts dipakai loh di tim Mystic Force: Gryffindor Merah, Ravenclaw Biru, Hufflepuff Kuning, dan Slytherin Hijau. Pink tinggal dibuat Gryffindor aja. Tapi karena memang fandomnya jauh, saat Blogger bener nonton, ya kesan HPnya udah gak begitu ada dalam otak.

Episode terakhir musim ini cukup membahagiakan untuk para tokoh. Dan karena sepertinya pakai konsep dongeng, wajar jika semua berakhir bahagia setelah dibuka semua rahasianya. Rahasia yang dibuka yang Blogger maksud bukan tentang plot twist keluarga Udonna, melainkan bahwa warga Briarwood tahu siapa orang dibalik topeng Mystic Force, dan mereka menerima Ranger---hal ini jelas kebalikan dengan counterpart Power Rangers In Space. Sekali lagi, karena dongeng, ini diwajarkan, lagipula mungkin maksudnya ingin buat seperti episode terakhir In Space juga.

Tapi epilog season ini memang dibuat cukup menyeluruh walau perbagian hanya sekilas-sekilas saja. Seperti Nick yang pergi dengan Udonna dan Leanbow. Lalu kondisi Rock Porium, setelah pertarungan: ada Xander yang jadi manager, Madison yang hint soal Nick makin kuat, Chip dan Vida masih di sana, Toby yang deketin emaknya LeeLee, LeeLee dan Phineas yang canon. Bahkan Clare pun dikasih lihat juga.

Eksekusi PRMF, walau dengan keklisean di sana-sini, cukup baik kalau menurut Blogger. Dan karena gak bikin episode crossover, Kreator terkesan sangat fokus dengan konsep mereka.
Walau begitu, Blogger dan penonton lain menyayangkan tidak adanya crossover dengan SPD, karena sebenarnya itu akan menarik: sci-fi dengan fantasy.

Rabu, 18 Desember 2019

Mystic Force menganakemaskan Nick

Semoga bukan hanya Blogger yang merasakan hal itu saat nonton Power Rangers Mystic Force. Memang ada beberapa episode yang menjadikan Ranger selain Nick pemeran utama. Memang Nick adalah Ranger Merah yang biasa selalu di tengah. Memang Nick adalah pendatang baru di Briarwood, sehingga diwajarkan untuk digali masa lalunya karena Ranger lain sudah saling kenal sejak kecil. Tapi ya jangan membuat satu season itu terlalu mengedepankan Nick.

Waktu Blogger cek di wikia, ternyata counterpartnya di Magiranger juga begitu. Karena banyaknya footage MagiRed melebihi Ranger lain, pihak PR pun jadi membuat serial yang dianggap mengutamakan tokoh Nick.

Terlepas bagaimana di Super Sentai (Blogger belum nonton sampai sini), Blogger menganggap bagus sekaligus klise pada fakta Nick adalah anak Udonna yang hilang. Bagus karena cerita seperti itu belum pernah di pakai serial PR lain, klise karena cara eksekusinya.

Puncak klisenya adalah kain merah yang dipakai Udonna saat menggendong anaknya yang masih bayi. Jika bukan Power Rangers (atau Super Sentai), warna kain itu akan dianggap lalu. Tapi ini adalah Power Rangers yang sangat mementingkan warna dalam properti. Orang yang sudah terbiasa nonton PR (dan SS) akan langsung tebak bahwa bayi dalam gendongan Udonna dan suaminya adalah Nick.

Bagi yang sudah biasa dengan plot twist sederhana malah mungkin sudah bisa tebak tentang hal ini ketika Nick bilang dia anak adopsi serta ada cerita tentang bayi Udonna terdampar di dunia manusia.

Bagian Koragg yang ternyata adalah Leanbow juga agak klise, tapi merupakan plot twist yang baik di zamannya, sehingga alur cerita keluarga Udonna merupakan salah satu Arc terkompleks yang dimiliki serial Power Rangers sampai season ini.

Senin, 16 Desember 2019

Boruto episode 136

EKSPRESI SASUKE!!!
BWAHAHAHAHAH

Ehem.
Jiraiya sangat jago akting ya, meyakinkan banget saat ngibulin Sakura. Selain aktingnya, Blogger cukup terkesan bagaimana Jiraiya dengan sigap langsung jelasin (tapi bohong) ke cewek itu tentang Sasuke dan Boruto. Diperlihatkan bahwa Jiraiya bukannya ikut nuntun penjelasan dari Sasuke, malah berusaha bantu Sasuke (yang dia gak tahu sebenarnya adalah Sasuke) untuk mengelak. Cuman, yah, cerita dari Jiraiya begitu banget, Blogger gak nyangka.
Sasuke sampai mematung dan keringat dingin parah begitu. Dari awal itu termasuk salahnya juga yang belum dapat ide kebohongan untuk dikasihtahu ke Sakura, untung Jiraiya langsung siap. Jadi mau gak mau Sasuke-nya iya-iya aja dengan sangat lucu, kaku, dan komikal. Kasian Sasuke harus menderita gara-gara Icha Icha Paradise lagi, setelah yang pertama itu karena dikomporin Kakashi.

Blogger tetap menyayangkan tidak adanya adegan Sasuke/Boruto kasihtahu Jiraiya bahwa mereka dari masa depan. Walau begitu, sepertinya Jiraiya memang curiga tapi gak labrak, dan dia yakin dengan sendirinya ketika lihat Sharingan bahwa orang itu adalah Sasuke. Sayangnya, gak ada komentar sebangsa "sudah kuduga" dari Jiraiya saat itu, cuman ekspresinya aja, sehingga ini hanyalah asumsi Blogger.
Ternyata ingatan orang-orang di masa lampau sudah dihapus duluan ketika Boruto masih di rumah sakit oleh Sasuke, jadi 2 orang terakhir yang ingatannya dihapus adalah Jiraiya dan Boruto. Cuman, kembali lagi tentang yang pernah Blogger omongin di entri-entri sebelumnya soal penghapusan ingatan ini: gimana ceritanya Sasuke menghapus ingatan semua orang di dunia mengenai insiden ini? Kayaknya dia gak mungkin samperin orang satu-satu, karena Sasuke juga gak tahu siapa aja yang udah lihat mereka kan? Lalu, gimana dengan pendatang dari desa lain? Jadi maksudnya, selama Sasuke-Boruto ada di sana, ada pendatang juga dan mereka sempat ngelihat 2 orang ini, tapi sudah pergi lagi sebelum kejadian Sasuke hapus ingatannya. Berarti pendatang tersebut masih memiliki ingatan utuh walau lihat 2 orang itu hanya sekilas kan?
Oke Blogger mikirnya kejauhan.

Ketika Boruto-Sasuke pulang, dibanding adegan Boruto yang tampak jadi lebih respek Naruto yang sudah gampang ketebak, Blogger seneng karena adegan SasuSaku dikasih lihat walau sebentar. Dan karena setengah ke belakang episode ini ceritanya mereka sudah kembali ke waktu yang sebenarnya, para fans diperlihatkan bahwa seperti untuk Sakura dan Naruto itu sudah jadi dewasa, sikap dan perilaku mereka sudah beda. Yang paling kelihatan jelas Naruto, saat Sasuke laporin tentang apa yang terjadi.

Arc ini panjang banget ya, Blogger bukan omongin dari episode pertama kemunculan Urashiki, tapi dari sejak dia incar Shukaku. Waktu cek wiki, ternyata Arc Shukaku dengan time slip dipisah, tapi Blogger tetap anggap jadi satu, karena gimana pun itu langsung nyambung dan masih tentang Urashiki.