Tampilkan postingan dengan label fanfiction. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fanfiction. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Mei 2019

The Werewolf Game, tanpa Remus Lupin dan Jacob Black

The Werewolf Game, atau yang aslinya adalah The Mafia Game, adalah permainan menggunakan peran tertentu yang bisa dimainkan dalam satu kelompok yang setidaknya terdiri dari lima pemain, dan diperkenalkan pertama kali oleh Dmitry Davidoff pada tahun 1986, atau begitulah kata beberapa situs.

BLOGGER BELUM PERNAH MAIN THE WEREWOLF GAME SAMA SEKALI.

Beneran. Tapi, permainan-serupa-tak-sama pernah Blogger mainkan. Seperti, Blogger gak tau nama aslinya, tapi ada peran polisi-pencuri-warga-algojo-hakim-jaksa, itu sempat nge-trend saat Blogger SD. Disitu, peran pencuri jadi mirip Werewolf. Pernah juga tahun lalu Blogger main Undercover, cara mainnya agak beda sih, dan menuntut semua orang tanpa terkecuali harus berpikir keras----kapan-kapan Blogger nulis tentang ini kalau ingat. Tapi sekali lagi, untuk permainan Werewolf, Blogger belum pernah main.

Walau belum pernah main, Blogger tetap tahu cara mainnya, karena ketika sedang sangat naik daunnya di Indonesia, murid-murid Blogger selalu main itu bahkan ketika retreat, sehingga Blogger jadi tahu cara mainnya. Di Youtube banyak juga video-video permainan ini, dan kelamaan Blogger berpikir bahwa iya itu seru. Disitu Blogger mulai tertarik untuk bikin fanfiksi yang bertemakan TWG tapi para karakternya bukan 'main', makanya fanfiksi The Vampire Game muncul.

Tapi, karena pengetahuan Blogger tentang TWG hanya berdasarkan nonton orang main menggunakan kartu dan narator, Blogger jadi gak yakin bisa membuat cerita yang karakternya bukan main melainkan memang ada kasus yang harus dipecahkan. Disitu Blogger ingat pernah ada fanpage di FB yang taruh manga Jinrou Game chapter satu. Sebenarnya menarik, tapi karena mengerikan, saat pertama kali lihat itu Blogger tidak tertarik baca lebih lanjut. Nah, demi kepentingan ngetik fanfiksi, Blogger memaksakan diri untuk baca manga-nya sampai habis.

Dari sekian banyak peran yang ada di TWG, setidaknya ada tiga peran yang menarik bagi Blogger.
  1. Twins. Mungkin ada banyak versi, tapi yang jelas akan ada dua orang yang dapat peran ini. Mereka akan tahu siapa 'kembaran' mereka satu sama lain, berarti setidaknya mereka tahu bahwa kembaran mereka bukan Werewolf sehingga mereka bisa saling percaya.
  2. Cupid. Menurut situs-situs yang Blogger baca, peran ini masuk ke bad side, berarti peran pendukung kemenangan Werewolf, karena tujuan mereka harusnya memasangkan Villager dengan Villager untuk menjadi pasangan, sehingga kalau Villager yang satu mati ya berarti yang dipasangin dengannya akan ikut mati, dan itu akan mempermudah kemenangan Werewolf. Masalahnya, Cupid hanya bisa pakai kekuatannya di malam pertama, sisanya dia jadi Villager biasa, dan dia sendiri pun gak bakal tahu mana yang good side, maupun bad side
  3. Lovers. Ini beda dengan pasangan yang kena panah cintanya Cupid. Orang yang dapat kartu Lovers ini bisa memasangkan dirinya dengan siapa pun, bisa gonta-ganti pasangan tiap malam kayak playgirl/boy. Dia ada di good side, sebisa mungkin memasangkan diri dengan Werewolf, karena jika si peran Lovers ini atau pasangannya mati maka yang satu akan mati juga. Iya, dia kan gak tau siapa yang Werewolf, lalu pas di malam dia pasangin diri dengan Werewolf ternyata malah kena Werewolf ya berarti pasangannya yang adalah Werewolf itu juga ikut mati bareng dia.
Ketiga peran favorit Blogger ini tentang pasangan semua ya, entah kenapa bisa begitu. Terutama yang nomor dua dan tiga, itu bisa jadi bumerang baik untuk pihak sendiri maupun pihak lain, makanya itu jadi menarik. Penjelasan lebih lengkap tentang ketiganya bisa dicari lewat internet. Kayaknya ketiganya juga hampir gak pernah dipakai dalam permainan TWG biasa, Blogger pun belum pernah lihat permainan menggunakan ketiga peran ini di dunia nyata maupun Youtube, bisa tahu tentang mereka hanya karena manga Jinrou Game serta saat cari referensi arti peran demi bikin fanfiksi. Iya, jadi peran dalam TWG tidak melulu Villager-Werewolf-Guardian-Seer, ya, terutama kalau pemainnya di atas 15 orang. Kalau ditelusuri, peran-peran dalam TWG banyak yang menarik kok, kayak Bartender, Prince, Hunter, berbagai macam jenis Werewolf seperti Alpha-Beta-Lone Wolf, bahkan ada kartu Vampire juga. Cuman, yah, gitu, semakin banyak pemainnya bakal semakin lama juga durasi mainnya.

Minggu, 28 April 2019

OTP karam, Fanfiksi bertindak!

OTP Blogger ada banyak banget. Oke iya tahu OTP itu kependekan dari One True Pairing, one berarti satu. Tapi, fandom Blogger ada banyak banget, dari yang supernonmainstream sampai supersupermainstream, dari yang terdaftar di ffn sampai gak terdaftar pun hayuk. Jadi kalau bener OTP Blogger cuman satu, kasian fandom lain entar kiranya Blogger pilih kasih /bukangitu.

Uhuk.
Seperti kalimat pertama Blogger, OTPnya banyak, yah setidaknya setiap fandom ada satulah, atau fandom besar sebangsa Naruto dan Harry Potter mungkin bisa dua. Tapi untuk Blogger sendiri, OTP yang bener-bener OTP itu tidak hanya untuk yang buat ber-KYAAAAA-ria alias nge-fangirling(atau fanboying)-ria saat lihat A dan B barengan.

Misal, iya Blogger ship Harry Potter dengan Draco Malfoy, atau Draco Malfoy dengan Hermione Granger. Kalau mereka sedang bareng, Blogger cengin aja, terus mingkem-mingkem saat lihat fanfiksi atau fanart tentang mereka. Tapi Blogger gak pernah bener-bener nge-ship mereka. Biasa aja. OTP Blogger di fandom HP malah Fred Weasley dengan Hermione Granger.

Contoh lain, di fandom Naruto Blogger sangat cengin Uchiha Sasuke dengan Uzumaki Naruto, beneran deh. Tapi dari Blogger pun gak masalah Naruto dengan Hinata, dan Sasuke dengan Sakura. OTP Blogger di fandom ini adalah Kiba dengan Hinata, karena sampai saat ini masih percaya bahwa Kiba adalah satu-satunya orang selain Kurenai yang memahami Hinata (lebih lanjut akan di bahas suatu hari nanti di entri tersendiri jika ingat).

Blogger gak pernah dan berusaha untuk jangan sampai fanatik dengan suatu shipping, yang crack sekalipun, mau itu demen atau yang gak Blogger demen. Karena, terutama di fandom besar sebangsa Naruto dan Harry Potter, hater untuk beberapa karakter tertentu banyak, seperti Hinata atau Sakura, sampai-sampai ada yang rajin nge-flame fanfiksi SasuSaku atau SasuHina atau NaruHina atau NaruSaku. NIAT BANGET GITU.

Entah siapa duluan pencetusnya, yang pasti situs-situs fanfiksi yang sekarang makin berjamur dan mudah diakses itu menjadi semacam wadah bagi mereka yang ngeship suatu pasangan. Gak jarang loh ada shipping supernonmainstream yang kalian pikir kalian adalah satu-satunya manusia yang ngeship mereka ternyata ada orang lain selain kalian kemudian jadi temenan lalu merit. Dapat teman seperjuangan dalam ngeship suatu pasangan itu adalah kegunaan nomor sekian dari situs fanfiksi.

Jadi apa kegunaan nomor satu dari situs fanfiksi?

AJANG PELAMPIASAN.

Kalau soal belajar nulis itu sudah agak pasti, tapi nulis kan bisa dimana-mana. Nah kalau situs fanfiksi itu, baik penulis maupun pembacanya, biasanya itu menjadi pelampiasan mereka karena karakter A enggak jadi dengan B, atau C perasaan begitu banget, dll, dst, dsb. Alasan pasarannya sih gitu. Tapi kesannya serem ye, 'ajang pelampiasan', tapi bener kan? Demen sama karakter A tapi dia jadiannya dengan B yang kamu benci banget padahal kamu maunya dengan C, yaudah nulis fanfiksi A x C. Benci banget sama karakter A, lalu bikin fanfiksi tentang tokoh A yang disiksa disana. Kurang lebih begitulah.

Dan untuk OTP, yah, bener kan, OTP karam maka orang berbondong-bondong masuk situs fanfiksi entah untuk unggah fanfiksi mengenai OTP atau cari fanfiksi dengan pasangan OTP agar punya asupan? Gak usah ngeles, soalnya Blogger begitu. Mau fanatik atau enggak, semua fangirl dan fanboy butuh asupan.

Betul?
Salam super.

Kamis, 11 April 2019

Cara Mengunggah Fanfiksi di Situs Fanfiction.net

Bukan sekali-dua kali Blogger, sebagai author di ffn, dikirimi PM tentang bagaimana cara publish fict. Mereka gak tau tuh, bahwa pada zamannya, Blogger yang amat sangat gaptek ini setengah mati cari cara unggah fict sendiri tanpa tanya siapa-siapa.

Curcol dulu, masa kini kata 'fanfiksi' sudah mulai akrab terdengar di kalangan muda walau persepsinya sangat salah. Rerata orang kalau dengan kata fanfiksi, yang nyantol di otak mereka adalah cerita fiksi tentang boyband Korea. Gak salah sih, tapi tokoh K-Pop hanyalah segelintir bagian dari fanfiksi. Malah sebenernya mungkin yang memprakasai dunia fanfiksi itu justru dari anime/manga dan film, jauh dari unsur Korea.

Blogger pun dulu gak kenal kata 'fanfiksi'. Waktu kelas 7 akhir, Blogger akhirnya punya ponsel sendiri. Penasaran kenapa gak ada cerita romansa mengenai Hatake Kakashi (di manga Naruto, karena Blogger tidak begitu ikutin anime-nya), Blogger iseng cari ke Om Gugel, lupa deh keyword-nya apaan. Naaaahh, dapatnya situs fanfiction.net. Awalnya gak ngeh dengan kinerja situs ini, kirain cuman buat satu cerita itu doang. Tapi iseng-iseng pencet ini-itu, baru mulai paham. Karena hapenya masih agak jadul, alias Nokia 7610 (iya, masih inget), jadi gak begitu puas berselancar di situs itu, lalu mulai pakai komputer.

Selama dua tahun baca banyak fanfiksi disana, mulai nulis fanfiksi di kertas juga, akhirnya pengen publish juga. Tapi gimana caranya? Oke, yang pasti bikin akun dulu. Gini, bikin akun FB atau malah bikin email sendiri aja butuh setidaknya dua hari baru bener ngeh, itu pun dibantuin Koko. Lalu mau bikin akun ffn, yang saat itu masih sangat gak banyak orang tau, bahkan Koko gak tau, Blogger belum terlalu kenal Gugel, dan FB masih bener-bener terisi orang-orang yang kenal di dunia nyata alias keluarga dan orang sekolah. Jadi mau tanya siapa?

Ya pokoknya berhasil juga, deh.

EEEEEHH TAPI, kebingungan gak berhenti disitu, karena ternyata unggah fict tidak semudah bikin status FB eh itu gampang banget unggah catatan di FB.

Blogger bukan senior di ffn kok, ada banyak yang lebih senior, jauh lebih jago soal nulis fict. Tapi kalau ada yang tanya, ya Blogger akan berusaha jawab. Tolong diingat, ini adalah cara mengunggah fanfiksi di situs Fanfiction.net.

  1. Pastikan kamu hidup dan bisa mengetik.
    Ini mutlak. Kalau kamu gak hidup, gimana bisa bikin fict? Masalahnya gak semua makhluk hidup bisa bikin fict, makanya kamu harus bisa ngetik. Gak mesti pakai jari tangan. Kalau memang kamu gak punya tangan, coba pakai kaki. Kalau gak punya tangan dan kaki, ya usahalah gimana, pinjem tangan orang juga gapapa.
  2. Niat.
    Ini penting juga. Percuma kamu punya kemampuan ngetik, tapi niatnya gak ada. Yang ada bukannya unggah fict, malah balik mikirin mantan eh bobok.
  3. Buka situs ffn: https://www.fanfiction.net/ .
    Kan ini tata cara unggah fict disana, ya bukanya situs itu lah, bukan AO3. Oh iya, tapi sebelumnya pastikan ada ponsel/PC/apa pun buat internetan ya, kalau gak ada ya numpang warnet gih.
  4. Pastikan ada akun.
    Ya kalau gak punya akun, gimana kamu publish fict, kan? Kalau emang terlalu males bikin akun, numpang akun siapa kek.
  5. Document Manager.
    Masuk akun, pilih Publish, lalu Document Manager. Unggah file fict kamu yang tersimpan dalam format salah satu yang terdaftar disana. Blogger selama ini ngetik di Ms Word dulu, save, lalu masukin ke Doc Manager itu. Pencet tulisan Browse, pilih file, open, ketik nama file di kolom, Submit Document. Dari situ kalau mau edit dulu ya silakan. Biasanya Blogger edit disitu buat bikin garis pemisah. Tapi kalau mau publish lewat aplikasi (resmi) di ponsel pintar, bisa langsung ngetik disana, gak perlu bikin file terpisah, tapi gak bisa bikin garis pemisah.
    FYI, Blogger ngetik poin ini sambil bener buka situsnya.
  6. New Story.
    Setelah unggah file, pilih New Story, nanti bakal ada tulisan musti ke Rules & Guidelines, turutin aja. Baca peraturan disana. Setelah selesai, balik ke New Story. Kalau cuman satu fandom pilih Regular, kalau dua fandom berarti Crossover. Lalu pilih fandom di Select Category. Selesai, Continue. Di laman berikutnya isi hal-hal yang diminta disana mengenai fict yang mau kamu unggah. Disana kalau ada yang gak dimengerti, panduannya sudah tersedia sendiri. Harusnya kalau berani klik-klik, bisa. Kalau selesai semua, Publish New Story.
    Ini untuk bikin cerita baru. Maksudnya, kalau mau berseri, bab dua dan setelah-setelahnya itu bukan pilih yang ini ya.
  7. Manage Stories.
    Ini untuk ngatur fict yang sudah diunggah seperti mau hapus, edit sinopsis, ganti file, atau tambah bab. Untuk tambah bab, pilih Content/Chapters, Post New Chapter. Habis itu bisa dilihat sendiri apa yang kamu butuhkan. Yang pasti sih kamu butuh file bab 2 serta langkah 1-6. Iyalah, kalau dari awal gak punya bab 1, gimana bisa bikin bab 2?

Nah itu semua adalah langkah unggah fict di ffn. Loh, bener kan, cuman publish-nya aja dari awal Blogger bilang? Kalau soal cara bikin fict, itu bukan bagian Blogger, silakan tanya pada yang sudah pro, Blogger hanya bisa ajarin publish fictnya ajah~