Selasa, 24 Agustus 2021

Boruto episode 212

 Akhirnya bisa tahu nama panjangnya Moegi! Gak tahu sebenarnya udah pernah dikasih tahu apa belom, tapi kayaknya Blogger baru tahu nama lengkapnya sekarang. Jadi kalau ternyata sebelumnya sudah pernah ada ya mohon maap.

Mengingat bahwa orang-orang Kara 'diurus' oleh Amado, sepertinya wajar bahwa Amado bisa mengendalink mereka dengan kode tertentu seperti yang telah terjadi pada Delta. Dan perkaatan Koji saat lawan Jigen itu, perihal dia diciptakan untuk menjatuhkan Jigen, berarti memang mereka bukan manusia atau setidaknya bukan manusia tulen. Itu mengerikan sih, apalagi Amado bisa melakukan semuanya sendiri selama itu.

Tidak begitu ada pertarungan seru di episode ini, paling banyak hanyalah omongan dengan Amado. Itupun dia minta perlindungan dengan pakai tahan Shikadai, nyebelin banget, berarti mau gak mau selama mereka gak bisa lepasin alat itu dari Shikadai, Naruto harus setuju sama dia. Dan karena dari awal tampaknya mereka memang sudah merencanakan untuk kasih tonton bukti bahwa mereka ingin Jigen jatuh, itu malah membuat penonton berpikir bahwa mungkin ini hanya taktik saja, entah apa tujuan asli Amado. Omongannya masih belum selesai sih, mungkin dilanjutin di episode berikutnya.

Tentang Shikamaru, kayaknya hampir gak pernah ada adegan dia begitu ya. Tapi yang ini wajar sih, karena anaknya disandera. 

Boruto x Kawaki makin kuat, kasian Mitsuki wkwkwk.

Senin, 16 Agustus 2021

Boruto episode 211

 Karena gak begitu perhatiin preview untuk episode ini dari episode sebelumnya, Blogger kirain episode ini bakal filler apalagi karena kasus Naruto dibawa ke dimensi lain itu kan sudah selesai dengan epilognya di Kawaki, tapi ternyata enggak. Gak ada adegan pertarungan seberat sebelumnya, tapi ternyata masih berhubungan dengan Kara.

Blogger setuju aja dengan Shikadai dan Inojin yang beranggapan bahwa ChoCho seperti terlalu ingin meniru serial detektif, ini jadi mengingatkan Blogger pada Detective Boys di Detective Conan (bedanya DB masih umur 7 tahun dan Tim 8 ini sudah 12 tahun). Tapi, kenyataannya memang rerata adegan film itu bisa diciptakan karena ada sebagian yang pernah terjadi di dunia nyata. Misalkan di dunia nyata ada kejadian ABCDE, tapi di fiksi bisa saja hanya ambil unsur D dengan hiperbola dan drama dimana-mana. Makanya, intuisi ChoCho dengan dasar serial fiksi itu cukup mengagetkan karena benar, tapi juga tidak mengherankan kebenarannya.

Walau kebetulan, nyatanya agak miris ya karena persembunyian Koji ditemukan dengan 'mudah' oleh tiga anak umur 12 tahun, padahal dia sudah beberapa hari disana tanpa seorang pun yang ngeh. Yah, mungkin karena Koji bener gak ngapa-ngapain, sedangkan di episode ini Tim 8 bisa iseng nyari karena dengar kasus pencurian.

Jika bukan karena preview, kehadiran Kakashi di episode ini cukup tidak disangka. BIKIN KANGEN ASTAGA PENGEN MELUK TAPI BEDA DIMENSI.

Shikadai sebenarnya secerdas Shikamaru jaman dulu ya, dan untung ada gen Temari juga disan sehingga dia gak terlalu males-malesan. Beberapa kali di episode ini diperlihatkan sekilas bahwa Shikadai seperti menyadari sesuatu, termasuk pada saat ternyata yang mereka tangkap di kereta adalah kagebunshin. Adegan terakhir saat dia hampiri Kakashi lumayan gak terduga juga sih. Apalagi omongan Shikadai cukup mencengangkan juga ya, karena dia bilang bahwa mungkin Koji dulunya adalah penduduk Konoha sehingga Ino gak bisa mendeteksi yang aneh pada Chakra-nya. Bagi penonton, mungkin memang sudah kepikiran tentang ini karena penonton diberilihat saat Koji masuk Konoha. Tapi penduduk Konoha jelas gak tahu soal ini dan tiba-tiba bisa ada pencuri data.

Adegan Kakashi lawan Koji tidak 'wah', dan itu gak masalah. Hanya saja, Blogger bingung kenapa Kakashi dengan mudahnya melempar gulungan data incaran Koji lalu langsung serang. Kecuali jika itu palsu, tindakan itu sangat riskan. Dan ternyata yang Kakashi serang itu klon juga, badan yang asli muncul lagi di tempat Kakashi lempar gulungannya. Disitu Blogger mikir 'hayoloh kan gulungannya diambil', tapi ternyata disentuh pun enggak dan Koji langsung pergi. Walau akhirannya Koji bilang bukan itu tujuan utamanya, ya terus ngapain dia mau ambil data itu? Semoga di episode-episode berikutnya bisa terungkap.

Dan kalau gak salah lihat, hari ini Tim 7 baru dan Kawaki sama sekali gak muncul loh.

Minggu, 15 Agustus 2021

Detective Conan 1015

 Filler dengan Detective Boys. Agak disayangkan  bahwa ini filler sih.


Episode ini sangat ringan, tidak seringan episode kemarin tapi termasuk ringan karena kasusnya sudah terjadi dan ini kayak epilognya.

Dan tebakan Blogger bener semua astaga. Tentang penulis, tentang tungguin burungnya pulang, dan tentang siapa yang jadi pelaku. Sebenarnya tentang pekerjaan ketiga tersangka itu memang tidak dirahasiakan oleh Kreator sampai bagaimana banget, jadi kalau sudah biasa nonton/baca DC bakal langsung ngeh. Tingkah laku penulis dan orang yang tungguin burungnya pulang itu memang aneh, tapi kalau mau pikir positif ya sebenernya gampang aja. Sedangkan instruktur yoga itu ... yah, bisa aja tamunya itu inosen juga, tapi kalau disuruh pilih satu pelaku di antara tiga tersangka, ya Blogger langsung tunjuk instruktur yoga.

Ide DB untuk menyusup ke bilik apartemen itu cukup bagus sebenarnya, apalagi memang anak-anak kecil kayak mereka seharusnya tidak terlalu menimbulkan kecurigaan pada tersangka. Hanya saja, memang sebaiknya dikoordinasikan lebih dulu pada Takagi atau Chiba, minimal Conan lah. Tapi mungkin kalau mereka ngomong, ujungnya ide tersebut gak bakal jalan. Yang mengherankan adalah, Conan sama sekali gak ngeh bahwa Ayumi-Genta-Mitsuhiko sebenernya gak bener-bener pulang. Penonton memang diperlihatkan mereka was-wes-wos sendiri tanpa disadari yang lain, tapi Blogger bingung aja kenapa Conan gak kepikiran akan akal ketiganya.

Yang di awal Blogger bilang menyayangkan bahwa episode ini filler adalah pada fakta Mitsuhiko cerdas. Ketiga DB ini memang kekanakan dari awal episode, dan keegoisan serta kekepoan mereka memang realis untuk bocah---parahnya lagi Conan (yang aslinya adalah anak kelas 2 SMA) ikutan/seperti ngajak DB untuk buntutin Chiba di awal. Ide dan rencana menyusup mungkin adalah hasil rembukan mereka bertiga, dan masing-masing jelas harus berimprovisasi secara spontan saat berhadapan dengan tersangka satu-satu. Tetapi baik Genta maupun Ayumi benar-benar hanya masuk ngecek keberadaan perhiasan, mencari tahu apakah mereka pencurinya atau bukan (yang menyadari tersangka di tempat Genta inosen adalah Conan, sedangkan di tempat Ayumi baru ketahuan ketika busuknya keluar). Sedangkan Mitsuhiko berhasil menyimpulkan apa yang terjadi di tempat targetnya tanpa bantuan Conan. Bagus banget lho itu, memang di canon pun terlihat Mitsuhiko adalah yang paling cerdas daripada Ayumi dan Genta, tapi ini memang bagus, tanpa bantuan Conan. Makanya sayang banget ini bukan canon.

Blogger tidak senang dengan keputusan Conan untuk menendang bola ke arah pelaku demi menyelamatkan Ayumi. Karena gini, mau secepat apa pun, posisi Conan dengan Ayumi itu di seberang jalan, dan pelaku masih bisa bergerak tanpa sadar sehingga membuat Ayumi kena bola. Itu resiko pertama. Resiko kedua adalah tentang adanya kemungkinan Chiba tidak bisa menangkap Ayumi dengan benar dan tepat waktu. Memang Chiba sudah diperingati Conan dan Chiba sendiri adalah polisi yang mungkin sudah ada pelatihan dan mungkin bahwa pengalaman offscreen soal penangkapan begitu apalagi Ayumi kan anak kecil (sehingga mungkin mudah), tetapi dari ketinggian dan jarak seperti itu terlalu berbahaya. Mohon maaf, tapi kalau memang poinnya adalah Chiba menangkap Ayumi, Blogger akan memilih untuk membiarkan pelaku menjatuhkan Ayumi begitu saja karena dari apa yang terlihat di layar itu pelaku tidak tahu bahwa ada polisi lain selain Takagi di bawah.

Senin, 09 Agustus 2021

Boruto episode 210

 Ini semacam epilog setelah selesai lawan Boro. Latarnya hampir seluruhnya ada di tempat Boro, ya.

Gak nyangka Konohamaru bakal dipasangin dengan Sai. Blogger jadi teringat bahwa di salah satu episode akhir di serial Naruto Shippuden (animenya) bahwa Sai sempat pernah kena cuci otak di tempat yang seharusnya dia selidiki, kemudian diselamatkan oleh tim penyusul termasuk Ino. Mungkin karena pernah ada kasus seperti itu, Naruto memutuskan agar jangan lagi ada yang pergi menyusup sendirian, bukan cuman khawatirin Sai kumat lagi jadinya.

Blogger gak nyangka episode penyusupan ini hanya 1 episode saja, kirain bisa sampai 2 episode gitu.

Cara Delta hancurin tempat Boro lumayan serem ya. Bukan cuman tempatnya, tapi orang-orangnya juga. Enaknya, para pengikut Boro gak perlu ngerasain sakit atau berdarah saat kena laser dari Delta, langsung jadi abu aja. Tapi disitulah letak seramnya juga. 

Walau kasihan sama Konohamaru yang berusaha meyakinkan pengikut Boro bahwa Boro adalah penipu, Blogger pun paham dengan orang-orang yang mungkin mereka tahu kena tipu tapi mereka memang gak punya tempat lain lagi jadinya tetap keukeuh untuk ada disana. Selanjutnya Blogger malah jadi penasaran dengan orang-orang yang berhasil diselamatkan dari tempat Boro. Sebagian terutama yang kehilangan pasti bakal linglung sih.

Detective Conan episode 1014

 Filler.

Tema kasus di episode ini sudah pernah dibuat, baik tentang penulis maupun tentang pembuat karya lain. Jadi intinya seorang murid bunuh gurunya karena sang guru mempublikasikan karya murid sebagai milik sendiri. Jadi dari segi kasus, Blogger gak perlu omongin lagi ya.

Tentang pelaku pun, walau Blogger gak tahu caranya secara persis, lumayan ketahuan juga bahwa dia adalah pelakunya, apalagi kalau sudah biasa ikutin serial DC. Tahulah ya, patternnya kurang lebih begitu: tersangka yang alibinya paling jelas biasa adalah pelakunya. Dan karena ada obat tidur, jelas ada yang diem-diem masukin obat tidur ke makanan/minuman korban, dan kebetulan dari awal pelaku sudah bilang bahwa dialah yang bertugas untuk ada di sana hari itu, jadi siapa lagi yang bakal suguhin sesuatu ke korban? Dan saat dia nelpon ke dokter gigi itu, sebenrnya agak mencurigakan walau gak ada bukti. Tapi ketika Conan cek langsung ke dokter gigi, walau tidak langsung diperlihatkan apa yang ia temukan, sudah jelas pasti ada sesuatu tentang pelaku.

Tentang obat tidur, itu juga sudah pernah dipakai di kasus DC lain, jadi ketika tim otopsi bilang mereka nemuin obat tidur, Blogger udah tahu pasti itu biar saat pelaku masuk dan melancarkan trik maka korban jangan terbangun. Sering kok di kasus DC.

 

Detective Conan episode 1013

 Kembali ke filler.

Episode ini akhirannya cukup creepy (karena penokohan, bukan adegan) ya. Yang menarik dari serial DC yang panjang ini salah satunya adalah munculnya berbagai macam manusia yang tidak tampak mustahil untuk ada di dunia nyata.

Cinta berlebihan memang gak baik sih, apalagi sampai bener-bener ngelakuin apa aja membabibuta seperti yang dilakukan oleh tokoh suami di episode ini. Salah paham itu biasa, dan kalau memang itulah yang menjadi alasan Suami bunuh temen Istri, orang bisa paham, asalkan memang sampai disitu aja. Tapi disini baik Suami maupun Istri sama-sama aktor dan aktris ulung.

Blogger paham bahwa Istri anggap Suami creepy, tapi yang membuat aneh adalah, kenapa di awal bisa sampai menikah? Dan Blogger masih kurang paham tentang kenapa uangnya dimasukin ke kari---kayaknya sempet diomongin tentang itu tapi Blogger masih gak begitu ngerti.

Sejauh ini, konsep kasus pada episode ini mungkin belum pernah dipakai. Garis besarnya kayaknya pernah dipakai, tapi setidaknya model seperti ini belum terlalu sering diulang.

Detective Conan episode 1011-1012

 Akhirnya canon.

 

Kasusnya gak perlu dibahas lah ya, karena sudah ada di manganya.

Paling yang mau Blogger omongin adalah, yang pertama, tentang noda kotor di lengan baju Kobayashi sensei saat disebut oleh Conan melalui orang lain. Animasi soal noda kotornya simpel, yakni garis-garis berwarna coklat, menunjukan bahwa di daerah baju tersebut kotor. Tapi yang menjadi masalah adalah, walau hanya sekitar sedetik, garis kotor pada lengan sensei tampak mengambang.

Tapi gapapa sih, itu cuman pas keliat Blogger aja.

Hal kedua adalah episode 1012 mungkin menambah alasan pembenci Detective Boys semakin membenci DB. Ayumi cengeng dan membela pelaku, bikin sebel mungkin. Tapi logikanya, Ayumi masih tujuh tahun. Di umur segitu, anak kecil terutama cewek akan membela orang yang dia sayangi, dalam hal ini adalah pelaku. Hati mereka peka dan tulus, makanya bisa belain pelaku sampai nangis seperti itu. Justru, kehadiran DB dalam serial ini, walau bukan favorit Blogger, bisa menambah esensi realistis. Itu menjadi pembanding Conan (dan Ai) dengan DB, mengenai mana yang benar anak umur 7 tahun, mana yang sebenarnya bukan. Tapi banyak penonton yang menganggap DB tidak dewasa. Aneh, anak umur 7 tahun disuruh bersikap sedewasa remaja umur 17 tahun? Itu sama aja kayak anak SD yang pacaran terus putus dengan alasan 'kamu gak dewasa'.